ZIARAH BUNDA MARIA DARI FATIMA
13 MEI 2010 – HARI KAMIS – ZIARAH PERTAMA (PEMBUKAAN)
Tema Umum : | Panggilan Hidup |
Tema Misa : | Panggilan Imam, atau hidup membiara |
BAGIAN I : DOA - ROSARIO
Lagu Pembukaan : “Ratu Fatima”
K : U : K : | Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus Amin Ibu-bapak, dan saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus, pada awal ziarah ini perhatian kita akan diarahkan kepada ‘Peristiwa Terang’. Marilah kita mengawalinya dengan doa pembukaan ; |
Allah Bapa yang terkasih. Saat ini kami berkumpul disini pertama-tama untuk berterima kasih dan bersyukur kepada-Mu secara khusus, karena Engkau telah mengaruniakan Putera-Mu sendiri sebagai Imam Sepanjang Masa, dimana Yesus sendiri memberikan mandat itu secara berkesinambungan dengan menunjuk dan memanggil para imam bagi kami di dunia. Sebagian umat-mu saat ini, berada di Gua Susteran Gembala Baik Maria Fatima Bogor. Untuk memohon kepada-Mu agar melindungi dan memberkati seluruh imam di Keuskupan kami. Dan bersamaan dengan itu pula, kami memohon kekuatan bagi kami sendiri untuk turut serta secara aktif, menjaga sikap dan kelakuan kami agar dapat mendukung para imam dan bukan menyeret para imam ke dalam hidup yang menjauh dari-Mu. Berikan juga keberanian kepada kami untuk dengan rela memberikan putera-puteri kami menjadi Imam, biarawan atau biarawati saat Engkau meminta dan memanggilnya.
Dalam doa Rosario kali ini kami meletakkan segala harapan, kelemahan, kesesakan dan kesedihan kami dihadapan-Mu. Karena kami ingat sabda-Mu yang mengatakan
“ Marilah datang kepada-Ku, kalian yang berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepada-Mu.” Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.
U K K + U | : Amin : Marilah kita menyatakan iman kita dengan berdoa Aku percaya …PS 375 : Bapa Kami …………………………………………………………………… Salam Puteri Allah Bapa, Salam Maria ………………………… Salam Bunda Alla Putera, Salam Maria ………………………… Salam Mempelai Allah Roh Kudus, Salam Maria …………………………… Kemuliaan ……………………………………………………………………….. Terpujilah ………………………………………………………………………… |
PERISTIWA TERANG YANG PERTAMA“ Yesus di Baptis di sungai Yordan” Sesudah di baptis, Yesus segera keluar dari air dan waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atasNya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan,” Inilah anakKu yang terkasih, kepada-Nyalah aku berkenan.” ( Mat 3 : 16-17 ) |
Yesus mempersiapkan perjalanan pelayanan-Nya dengan memberikan diri-Nya di baptis Yohanes. Dia secara rela dan aktif menyamakan diri-Nya dengan orang-orang yang bertobat, padahal Dia tidak pernah berdosa. Setiap saat, kita imani, Dia senantiasa berada dalam keadaan terahmati dengan selalu memandang Allah, Bapa-Nya. Bergaul dengan erat, intim dan intens bersama Bapa-Nya.
Bagaimana sikap kita sebagai orangtua, saat putera-puteri kita tekun ke sekolah minggu ? Aktif di gereja, padahal dia putera kita satu-satunya, puteri kita satu-satunya, saudara kandung kita yang tercinta, atau cucu tersayang kita. Mendadak dia yang baik, yang pandai, yang penuh perhatian meminta ijin kepada kita, untuk masuk biara !!? Bukan masuk ke universitas termashur?
Sementara kita menginginkan Romo-romo yang pandai dan suci, kita tidak rela melepaskan anak-anak kita yang pandai, bahkan cakep, untuk menjadi Imam atau biarawati ? Kalau tidak diterima dimana-mana boleh masuk seminari? Tuhan memberikan Putera-Nya untuk kita, saat Dia meminta putera kita apakah akan kita ijinkan ?
Maka melalui Bunda Maria marilah kita berdoa bersama :
Ya Bunda Maria, ijinkan kami putera-puterimu untuk memiliki hikmat, kebijaksanaan dan kesabaranmu dalam mengijinkan putera-puteri kami untuk menanggapi panggilan-Mu. Sehingga melalui doa dan teladanmu dalam hidup, kami dapat membukakan hati, pikiran dan tindakan kami agar mampu menjadi sarana untuk merelakan putera-puteri kami menjadi Imam ataupun biarawati. Berkenanlah memohonkan kepada Putera-mu, agar kami dimampukan dan diberi kekuatan untuk memberikan anak-anak kami demi kemuliaan-Mu yang lebih besar di dunia.
Amin.
K + U | Bapa Kami …………………………………………………………………… Salam Maria ………………………………… 10 x Kemuliaan ……………………………………………………………………… Terpujilah ……………………………………………………………………… Ya Yesus yang baik hati, ampunilah dosa-dosa kami, lindungilah kami dari Api Neraka, hantarkanlah jiwa-jiwa kaum beriman ke Sorga, terutama mereka yang sangat memerlukan belas kasih-Mu. Amin |
PERISTIWA TERANG YANG KEDUA“ Yesus menyatakan diriNya dalam pesta pernikahan di Kana .” Atas permintaan Maria, bundaNya, Yesus mengatasi kekurangan anggur. “Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.” ( Yoh 2 : 11 ) |
... sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya
Adakah tanda-tanda yang menyertai seorang anak saat ia terpanggil oleh-Nya . Bisakah tanda-tanda itu teramati oleh kita sebagai orangtuanya? Bunda Maria begitu mengenal Dia dengan baik pada akhirnya, tetapi dia sempat tidak mengerti saat usia Yesus 12 tahun, yang saat itu sangat terserap dengan diskusi di Bait Allah dengan imam-imam yang terdidik, sehingga tanpa terasa berdiskusi selama 3 hari.
Bisa jadi kita tidak memahami panggilan anak-anak kita, karena kita kurang peka terhadap suara Allah yang seringkali memang tidak ‘mudah’ untuk ditangkap.
Maka melalui Bunda Maria marilah kita berdoa bersama :
Ya Bunda Maria, bantulah kami untuk memiliki kehendak baik dalam menanggapi panggilan hidup anak-anak kami terutama dalam hubungannya dengan panggilan khusus menjadi imam. Berilah kami hati yang murni agar mau membantu dan mendorong lembaga-lembaga gereja katolik dalam membina anak-anak muda di seminari menengah dan tinggi, terutama untuk keuskupan Bogor. Amin.
K + U | Bapa Kami ……………………………………………………………………… Salam Maria ………………………………… 10 x Kemuliaan ……………………………………………………………………… Terpujilah ……………………………………………………………………… Ya Yesus yang baik hati, ampunilah dosa-dosa kami, lindungilah kami dari Api Neraka, hantarkanlah jiwa-jiwa kaum beriman ke Sorga, terutama mereka yang sangat memerlukan belas kasih-Mu. Amin |
Nyanyian bersama : “ Ya Maria Bunda Yesus “
PERISTIWA TERANG YANG KETIGA“ Yesus memberitakan Kerajaan Allah dan menyerukan pertobatan ” “Bertobatlah,sebab Kerajaan Allah sudah dekat !". Yesus berkeliling diseluruh Galilea ; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta menyembuhkan orang-orang sakit di antara bangsa itu. ( Mat 4 : 17,23 ) |
Tugas imam tergambarkan dalam ayat di atas, mengajar , memberitakan Injil dan menyembuhkan.
Maukah kita bersama-sama mendorong para imam kita agar dapat melaksanakan tugas di atas dengan baik? Bagaimana caranya? Pertama dan yang utama adalah mendoakan mereka dalam doa syafaat kita. Kedua menyisihkan sebagian dana kita untuk membiayai pendidikan para imam lewat seminari . Ketiga kalau salah satu putera atau puteri kita dipanggil, kita memiliki kerelaan hati dengan mendukung. Keempat dalam lingkungan tempat kita hidup, mendorong anak-anak di Bina Iman mendapat pengetahuan yang cukup mengenai hidup membiara.
Maka melalui Bunda Maria marilah kita berdoa bersama :
Ya Bunda Maria, betapa mulia tugas imam-umammu engkau lebih tahu dari kami, maka saat ini secara khusus kami meminta engkau untuk meneguhkan mereka, menghibur mereka dan menjagai mereka dari pengaruh-pengaruh dunia yang buruk. Doronglah para anak-anak terkasihmu agar selalu berada bersamamu dan Putera-mu. Amin
K + U | Bapa Kami ……………………………………………………………………… Salam Maria ………………………………… 10 x Kemuliaan ……………………………………………………………………… Terpujilah ……………………………………………………………………… Ya Yesus yang baik hati, ampunilah dosa-dosa kami, lindungilah kami dari Api Neraka, hantarkanlah jiwa-jiwa kaum beriman ke Sorga, terutama mereka yang sangat memerlukan belas kasih-Mu. Amin |
PERISTIWA TERANG YANG KEEMPAT“ Yesus menampakkan kemuliaanNya” Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." ( Mat 17 : 2,5 ) |
"Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.".
Dengarkanlah Dia. Dengarkan Yesus !! Dia memanggil kita dalam Wahyu
3:20 “Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.”
Luarbiasa janji Yesus, jika kita mendengarkanNya dan pintu hati kita dibukakan untuk Dia. Dia akan bersama-sama kita. Lewat apa suara-Nya kita dengar? Lewat gerejaNya, gereja Katolik yang didirikanNya, bukan mendengar dari gereja yang didirikan manusia.
Siapa yang menyerukan dan mengajarkan ? Ialah para imam. Dengarkan Yesus !!! Berarti dengarkan Gereja !! Dengarkan para imam, dan kemudian DIA akan bersama-sama kita ! Dimana ?? Dalam Ekaristi Kudus yang kita hadiri. Disitulah Yesus hadir, kita dan DIA bersama-sama.
Maka melalui Bunda Maria marilah kita berdoa bersama :
Ya Bunda Maria, sebagaimana Bapa meminta kami umat-Mu untuk mendengarkan Yesus puteramu , dalam peristiwa terang keempat ini. Mampukan dan bimbing kami agar bisa mendengarkanNya lewat para imam-Nya yang di utus ke tempat ini. Amin.
K + U : | Bapa Kami ……………………………………………………………………… Salam Maria ………………………………… 10 x Kemuliaan ……………………………………………………………………… Terpujilah ……………………………………………………………………… Ya Yesus yang baik hati, ampunilah dosa-dosa kami, lindungilah kami dari Api Neraka, hantarkanlah jiwa-jiwa kaum beriman ke Sorga, terutama mereka yang sangat memerlukan belas kasih-Mu. Amin |
Nyanyian bersama : “ Mengasih Maria “ MB 543
PERISTIWA TERANG YANG KELIMA“ Yesus menetapkan EKARISTI” Dan ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Ambillah, inilah tubuh-Ku." Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka, dan mereka semuanya minum dari cawan itu. Dan Ia berkata kepada mereka: "Inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang." ( Mrk 14: 22-24 ) |
Dan Ia berkata kepada mereka: "Inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang." .
Dalam Ekaristi yang dilayani para imam inilah, kita menyambut Tubuh-Nya, Darah-Nya, darah perjanjian bagi banyak orang. Perjanjian antara Yesus dan kita. Betapa sedihnya kita, jika para imam berkurang, atau panggilannya menjadi semakin mengecil. Bagaimana kita bisa menyambut Tubuh-Nya ? Menyambut Darah-Nya? Ya Tuhan !!! Kirimlah para imam kepada kami, berikan kami umat di Bogor untuk bisa bersatu padu dengan para imam-Mu untuk tetap bertahan dalam iman yang benar kepada-Mu, di dalam gereja katolik yang Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik.
Maka melalui Bunda Maria marilah kita berdoa bersama :
Ya Bunda Maria, betapa rapuh para imammu jika tidak disertai Putera-mu Yesus. Tidak di jagai olehmu, tidak mendapat sambutan dari kami umat Allah dalam keluarga Universal , Gereja. Gereja Katolik. Karena itu kami semua yang hadir di sini, saat ini, meminta kepadamu, agar jangan pernah meninggalkan anak-anakmu, para imam di Bogor khususnya, agar mereka senantiasa menerima rahmat penyegar dari Yesus Puteramu dan perantara kami yang hidup kini dan sepanjang segala masa. Amin.
K + U | Bapa Kami ……………………………………………………………………… Salam Maria ………………………………… 10 x Kemuliaan ……………………………………………………………………… Terpujilah ……………………………………………………………………… Ya Yesus yang baik hati, ampunilah dosa-dosa kami, lindungilah kami dari Api Neraka, hantarkanlah jiwa-jiwa kaum beriman ke Sorga, terutama mereka yang sangat memerlukan belas kasih-Mu. Amin |
BAGIAN II - PERAYAAN EKARISTI
|
- Tuhan Kasihanilah kami : …… PS 351
- Madah Kemuliaan : … … PS 35
- Doa Pembukaa
- Marilah berdoa
Allah Bapa, Gembala Agung kami. Betapa besar cinta kasih yang tersembunyi dalam penderitaan dan penyaliban putera-Mu. Betapa mulia cinta kasih yang Kau tunjukkan dengan peristiwa kebangkitan-Nya. Sehingga kami diyakinkan oleh teladan-Nya, bahwa dalam menjalani derita hidup, Dia meneguhkan kami dalam hal keberanian, kesabaran dan keuletan dalam mengikuti jejakNya. Karena itulah dorongan-Nya ini, semoga menguatkan dan membangkitkan sumber ingatan terus menerus sebagai bekal bagi kami untuk selalu menghargai dan mencintai para imam dalam panggilannya. Karena itu kami amat bersyukur bahwa Engkau menganugerahi kami dengan Roh Kudus-Mu. Yang senantiasa membimbing kami menuju kepada seluruh kebenaran-Mu yang amat ajaib. Sebab Yesuslah yang sungguh-sungguh Tuhan dan pengantara kami ………………
LITURGI SABDA
- Bacaan Pertama : 1 Sam 3:1 - 10
Samuel yang muda itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan Eli. Pada masa itu firman TUHAN jarang; penglihatan-penglihatan pun tidak sering.
Pada suatu hari Eli, yang matanya mulai kabur dan tidak dapat melihat dengan baik, sedang berbaring di tempat tidurnya.
Lampu rumah Allah belum lagi padam. Samuel telah tidur di dalam bait suci TUHAN, tempat tabut Allah.
Lalu TUHAN memanggil: "Samuel! Samuel!", dan ia menjawab: "Ya, bapa."
Lalu berlarilah ia kepada Eli, serta katanya: "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?" Tetapi Eli berkata: "Aku tidak memanggil; tidurlah kembali." Lalu pergilah ia tidur.
Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi. Samuel pun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta berkata: "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?" Tetapi Eli berkata: "Aku tidak memanggil, anakku; tidurlah kembali."
Samuel belum mengenal TUHAN; firman TUHAN belum pernah dinyatakan kepadanya.
Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi, untuk ketiga kalinya. Ia pun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta katanya: "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?" Lalu mengertilah Eli, bahwa TUHANlah yang memanggil anak itu.
Sebab itu berkatalah Eli kepada Samuel: "Pergilah tidur dan apabila Ia memanggil engkau, katakanlah: Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar." Maka pergilah Samuel dan tidurlah ia di tempat tidurnya.
Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: "Samuel! Samuel!" Dan Samuel menjawab: "Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar."
- Mzm Tanggapan : Mzm 34 : 2 – 6
Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.
Karena TUHAN jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.
Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya!
Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.
Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu
- Bait Pengantar Injil : Alleluya PS :
- Bacaan Injil : Mrk 2 : 13 – 14
Sesudah itu Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang banyak datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka.
Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!" Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.
- Homili / Khotbah
- Syahadat singkat : PS 1
7. Doa Umat
I :I : U : | Kristus, Sumber hidup para imam, yang menjagai kehidupan iman kami domba-Mu. Engkau telah rela menyerahkan nyawa bagi kami. Engkau menuntun kami ke air yang tenang dan menyegarkan jiwa kami melalui homili para imam-Mu. Sekalipun kami masih kekurangan jumlah imam di keusukupan kami, kami tidak takut, sebab tongkat dan gada-Mu itu menjagai imam kami. Dengan iman demikian, marilah kita berdoa kepada Bapa dengan perantaraan Yesus Kristus pengantara dan juruselamat kami …….
Bapa yang Mahakasih, sertailah para pemimpin gereja-Mu agar dengan kebijakan dan perhatiaannya memberikan perhatian yang besar kepada pendidikan imam yang menjadi harapan gereja, agar para imam dan calon imam yang berada di bawah otoritasnya memiliki kemampuan untuk tumbuh dan berkembang sesuai cintakasih-Mu. Marilah kita mohon ………
Bapa yang Mahapengampun, tuntunlah para pemimpin Negara kami agar menjadi pengayom bagi gereja kami di Negara ini, sehingga mereka dalam mengambil kebijakan yang menyangkut kebebasan beribadat diberikan pencerahan, sehingga tidak hanya mementingkan kelompoknya saja, melainkan seluruh bangsa Indonesia. Marilah kita mohon…………
Ya Bapa, yang menjadi sumber cintakasih diseluruh antero dunia. Mampukan kami, keluarga-keluarga yang menggantungkan diri kepadaMu melalui karya para imam-Mu, agar merelakan putera-puteri terbaiknya untuk dengan rela hati mendorong mereka menjadi imam-imam dimasa mendatang, sesuai dengan kehendak-Mu. Marilah kita mohon ……..
Ya Bapa, gerakan hati semua orang yang mampu menolong mereka untuk membantu, baik dari sisi rohani, jasmani maupun sosial. Marilah kita mohon ……
Marilah kita mohon …………… Marilah kita hening sejenak untuk mendoakan ujud permohonan kita masing-masing. …………………………………… Marilah kita mohon …… Ya Bapa sumber kasih demikianlah harapan dan doa umat-Mu pada saat ini. Masih banyak lagi harapan dan doa yang belum kami ungkapkan. Namun kami yakin bahwa Engkau telah mengetahuinya. Kabulkanlah harapan dan doa kami. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. Amin |
LITURGI EKARISTI
1. Lagu Persembahan : “ Kupersembahkan Cinta “
2. Doa Persembahan :
I : U : | Marilah berdoa, Allah Bapa kami yang maha penyayang, dalam persembahan ini kami mengenang Putera-Mu, Gembala baik yang telah mempertaruhkan hidup-Nya demi kebahagiaan kami. Perkenankanlah Dia, mengirimkan pekerja-pekerja berikutnya di Ladang-Mu keuskupan Bogor, pupuklah benih panggilan di antara kami dan bawalah kami ke sumber kehidupan kekal. Sebab Dialah …………… Amin |
3. Prefasi St. Perawan Maria I
4. Lagu Kudus : PS 392
5. Doa Syukur Agung I : PS 259
6. Anamnese :
7. Bapa Kami : Filipine
8. Lagu Anak Domba Allah : PS 413
9. Salam Damai Dinyanyikan
10. Lagu Komuni : ( pilihan koor )
11. Doa Penutup
I : U : | Marilah berdoa, Allah Bapa, gembala Agung yang baik, perhatikanlah semua domba yang mengikuti Engkau. Kamilah domba-domba itu, yang telah ditebus Putera-Mu dengan mengorbankan darah-Nya. Antarlah dan himpunlah kami ditempat dimana kami dapat menemukan rezeki bagi kehidupan yang kekal. Demi Kristus ………………….. Amin |
PENUTUP
1. Pengumuman
2. Berkat dan Pengutusan
3. Lagu Penutup : ( sebelum berkat ) ……………. MB 546
AVE – AVE